Jumat, 21 Oktober 2016

Proxy



1. Masuk ke WinBox.

2. Pilih Menu IP kemudian Pilih Web Proxy.










 3. Klik menu Setting








 4. Buatlah pengaturan seperti seperti ini.







 5. Kemudian Klik Enable.


6. Untuk memblokir situs, klik tanda tambah (+) .






 7. Setelah itu masukkan nama situs di URL.




8. Masuk ke menu IP kemudian pilih Firewall.








 9. Pilih tab NAT dan klik icon (+).









 10. Pada NAT Rule, pilih kolom In. Interface isikan ether yang kamu pake.

11. Pada tab general juga chainya pilih dstnat.

12. Pilih tab Action, actionnya di ganti redirect.



 13. Buat seperti gambar kemudian klik Apply dan OK

Rabu, 19 Oktober 2016

IP BINDING

IP-Binding adalah menu HotSpot yang memungkinkan untuk setup statis One-to-One NAT translation, memungkinkan untuk memotong klien HotSpot tertentu tanpa otentikasi apapun, dan juga memungkinkan untuk memblokir host tertentu dan subnet dari jaringan HotSpot.
Caranya:
1. Pastikan kamu sudah membuat hotspot mikrotik.
2. Buka winbox
3. Lalu kita masuk ke menu IP Bindings dan kita buat IP Bindings
Caranya : IP>>Hotspot>>IP Bindings>> +

  

4. Kemudian kita isi MAC Address,Address dan typenya. Untuk lebih mudah,kita copas saja IP dan MAC addressnya dari hotspot yang kita gunakan.<Maksudnya biar mudah dan cepet. . .hehehe :V >
Caranya : IP>>Hosts>>double klik Ether yang digunakan sebagai hotspot>>Lalu tinggal copas saja>>Apply>>OK







5. Lalu kita coba login hotspot di web browser dengan cara mengetikkan IP hotspotnya lalu enter















itu fungsi dari ip bindings
kita tidak perlu login,dan sekarang kita coba untuk browsing.



 


Minggu, 16 Oktober 2016

Bandwith



Queue adalah merupakan cara termudah untuk melakukan management bandwidth yang diterapkan pada jaringan skala kecil sampai menengah untuk mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user.
Setelah kita tau apa itu Simple Queue, mari kita pelajari bagaimana cara membuat limit Bandwith semua user dengan Mikrotik.

1.     Pertama, buka winbox dan klik Queues.





Sebelum kita mulai membatasi Bandwidth internet dengan mikrotik, pastikan dulu berapa Bandwidth Internet yang anda dapat dari ISP yang anda pakai. Sehingga nantinya nilai Bandwidth yang dilimit tidak melebihi alokasi Bandwidth dari ISP. Misalnya bandwidth dari ISP sebesar 1 Mbps, maka limit bandwidth nya diset lebih kecil atau sama dengan 1 Mbps.







2.   Untuk menambahkan Simple Queue baru klik tombol +, maka akan muncul tampilan seperti gambar berikut.






Anda dapat mengisis Target Address dengan IP address tertentu yang ingin anda batasi Bandwidth nya, misal 192.168.100.0/24. Dari gambar di atas bisa dilihat untuk Target Address kosong, ini berarti konfigurasi limit Bandwidth ini berlaku untuk semua alamat IP. Untuk bagian max limit, isi sesuai dengan kecepatan bandwith anda.

3.     Setelah selesai, kita beralih ke tab advanced. Silahkan masukkan nilai Limit At nya. Limit At adalah alokasi bandwidth trendah yang bisa didapatkan oleh user jika traffic jaringan sangat sibuk. Seburuk apapun keadaan jaringan, user tidak akan mendapat alokasi bandwidth dibawah nilai Limit At ini. Jadi Limit At ini adalah nilai bandwidth terendah yang akan didapatkan oleh user. Nilai nya terserah anda mau diisi berapa Misalnya diisi upload 128kbps download : 512kbps.






Setelah selesai, anda bisa lihat di simple queue list bahwa anda telah berhasil membuat simple queue.