Queue adalah merupakan cara termudah untuk
melakukan management bandwidth yang diterapkan pada jaringan skala kecil sampai
menengah untuk mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user.
Setelah
kita tau apa itu Simple Queue, mari
kita pelajari bagaimana cara membuat limit Bandwith semua user dengan Mikrotik.
1.
Pertama, buka winbox dan klik
Queues.
Sebelum kita mulai membatasi
Bandwidth internet dengan mikrotik, pastikan dulu berapa Bandwidth Internet
yang anda dapat dari ISP yang anda pakai. Sehingga nantinya nilai Bandwidth
yang dilimit tidak melebihi alokasi Bandwidth dari ISP. Misalnya bandwidth dari
ISP sebesar 1 Mbps, maka limit bandwidth nya diset lebih kecil atau sama dengan
1 Mbps.
2.
Untuk
menambahkan Simple Queue baru klik tombol +, maka akan muncul tampilan seperti
gambar berikut.
Anda dapat mengisis Target
Address dengan IP address tertentu yang ingin anda batasi Bandwidth nya, misal
192.168.100.0/24. Dari gambar di atas bisa dilihat untuk Target Address kosong,
ini berarti konfigurasi limit Bandwidth ini berlaku untuk semua alamat IP.
Untuk bagian max limit, isi sesuai dengan kecepatan bandwith anda.
3.
Setelah
selesai, kita beralih ke tab advanced. Silahkan masukkan nilai Limit At nya. Limit
At adalah alokasi bandwidth trendah yang bisa
didapatkan oleh user jika traffic jaringan sangat sibuk. Seburuk apapun keadaan
jaringan, user tidak akan mendapat alokasi bandwidth dibawah nilai Limit At
ini. Jadi Limit At ini adalah nilai bandwidth terendah yang akan didapatkan
oleh user. Nilai nya terserah anda mau diisi berapa Misalnya diisi upload
128kbps download : 512kbps.
Setelah selesai, anda bisa
lihat di simple queue list bahwa anda telah berhasil membuat simple queue.